FAQ: Uji jaringan dan uji noise
Semua (Snape 1.0 dan Snape 2.0)Versi 1.0 · 4 November 2026KC-03-005
Apa itu Network Test dan mengapa wajib dilakukan sebelum memasang node?
Network Test adalah pemeriksaan pra-pemasangan yang dijalankan melalui aplikasi Ackcio Nimbus untuk memindai semua perangkat (node dan Gateway) yang terlihat oleh node yang sedang dipasang. Ini adalah langkah paling penting sebelum memasang node secara fisik di posisinya.
Mengapa ini penting:
- Tes ini memastikan node dapat berkomunikasi dengan Gateway, baik secara langsung maupun melalui node lain.
- Tes ini menunjukkan kekuatan sinyal (RSSI dalam dBm) ke setiap perangkat tetangga yang terlihat; makin tinggi angkanya, makin kuat sinyalnya (misalnya, −15 dBm jauh lebih baik daripada −50 dBm).
- Tes ini menunjukkan apakah node repeater diperlukan sebelum posisi pemasangan ditetapkan.
- Node yang dipasang tanpa visibilitas jaringan sama sekali akan menguras baterainya dengan cepat dan dapat menjadi tidak dapat digunakan sebelum masalahnya diketahui.
Peringatan: Aturan Emas: Jangan pernah memasang node secara permanen jika Network Test menunjukkan nol perangkat. Pindahkan node, tinggikan node, tinggikan antena, atau tambahkan repeater.
Mengapa node harus mendeteksi setidaknya 2 perangkat dalam Network Test?
Mendeteksi setidaknya 2 node tetangga atau Gateway dalam Network Test adalah batas minimum yang direkomendasikan, bukan hanya 1. Berikut alasannya:
- Redundansi: Jika jalur koneksi utama terputus (node offline, baterai lemah, terhalang), jaringan mesh secara otomatis mengalihkan data melalui jalur kedua yang tersedia. Dengan hanya 1 tetangga yang terlihat, satu titik kegagalan dapat memutus node sepenuhnya.
- Keandalan: Beberapa jalur koneksi menghasilkan jaringan yang lebih tangguh dengan waktu aktif yang lebih baik dan lebih sedikit celah data.
- Kesehatan mesh: Mesh Ackcio dirancang untuk memulihkan diri dan menemukan rute alternatif, tetapi memerlukan setidaknya 2 jalur yang layak agar dapat melakukannya secara efektif.
Catatan: Bandingkan pembacaan RSSI dengan hasil Noise Test. Sinyal −60 dBm di lingkungan dengan noise floor −70 dBm masih dapat digunakan; sinyal yang sama di lingkungan dengan noise −55 dBm tidak dapat digunakan.
Bagaimana cara melakukan Network Test dengan benar?
- Langkah 1: Buka aplikasi Ackcio Nimbus dan masuk ke halaman Setup Project.
- Langkah 2: Ketuk tombol Network Test.
- Langkah 3: Ketuk ikon Refresh untuk memulai pemindaian. Node akan memindai perangkat terdekat yang terhubung ke Gateway.
- Langkah 4: Jaga agar node tidak bergerak selama pemindaian; gerakan memengaruhi pembacaan RSSI.
- Langkah 5: Tinjau hasilnya: setiap perangkat yang terlihat dicantumkan beserta RSSI-nya dalam dBm. Lebih tinggi (kurang negatif) = sinyal lebih kuat.
- Langkah 6: Jika muncul kurang dari 2 perangkat, tinggikan node, pindahkan lebih dekat ke perangkat lain, atau rencanakan repeater.
Catatan: Jalankan Network Test tepat di lokasi pemasangan yang diusulkan, bukan dari permukaan tanah atau posisi lain.
Apa itu Noise Test dan kapan harus dilakukan?
Noise Test mengukur tingkat noise RF sekitar di lokasi pemasangan menggunakan aplikasi Nimbus.
- Langkah 1: Buka halaman Setup Project di Nimbus, ketuk ikon Menu (kiri atas), lalu pilih Noise Test.
- Langkah 2: Tekan tombol Reset pada node untuk masuk ke mode Pairing.
- Langkah 3: Ketuk ikon Play untuk memulai. Tiga garis muncul pada grafik: tingkat noise minimum, maksimum, dan rata-rata.
- Langkah 4: Biarkan garis stabil sebelum membaca rata-rata noise floor.
Cara menafsirkan hasil:
- Noise floor lebih rendah (misalnya, −100 dBm) → Lingkungan RF sangat baik; jangkauan lebih jauh dapat dicapai.
- Noise floor lebih tinggi (misalnya, −50 dBm) → Interferensi tinggi; jangkauan akan berkurang secara signifikan.
- Noise floor juga menentukan kekuatan sinyal minimum yang dapat digunakan; RSSI Network Test Anda harus cukup jauh di atas noise floor agar andal.
Catatan: Lingkungan dengan noise tinggi umum ditemukan di dekat alat berat, generator, ruang panel listrik, dan perangkat nirkabel lain yang berbagi pita ISM.
Apa yang harus dilakukan jika tidak ada perangkat yang muncul dalam Network Test?
Jika Network Test tidak memberikan hasil sama sekali, jangan pasang node. Lakukan tindakan perbaikan berikut:
- Tinggikan node atau antenanya: tambah ketinggian untuk meningkatkan line-of-sight.
- Pindahkan node secara fisik lebih dekat ke Gateway atau node lain yang sudah terpasang.
- Pastikan Gateway menyala dan jaringan mesh aktif (LED RF berkedip setiap 3 detik).
- Tambahkan node repeater di antara lokasi pemasangan dan perangkat mesh terdekat.
- Jalankan ulang Noise Test: noise sekitar yang tinggi mungkin menutupi sinyal lemah dari node tetangga.
Peringatan: Node yang dipasang tanpa koneksi jaringan akan terus-menerus mencoba bergabung ke mesh, sehingga baterainya habis dalam hitungan minggu.
Berapa jumlah maksimum node per Gateway, dan mengapa hal ini penting?
Satu Gateway mendukung maksimum 50 node. Batas ini penting untuk dipahami karena:
- Node yang di-commissioning melebihi batas 50 node akan gagal terhubung ke Gateway.
- Node yang berlebih tersebut akan terus-menerus mencoba bergabung ke jaringan, sehingga baterainya cepat habis hingga tidak dapat digunakan.
- Untuk pemasangan yang melebihi 50 node, Gateway tambahan harus direncanakan dan masing-masing diberi kluster node sendiri.
Catatan: Rancang batas kluster node dengan cermat sebelum pemasangan; memindahkan node yang sudah di-commissioning ke Gateway lain memerlukan commissioning ulang.